Karakteristik pemikir kritis

Karakteristik pemikir kritis

Berpikir kritis dapat terjadi ketika seorang membuat keputusan atau memecahkan suatu masalah. Ketika seorang mempertimbangkan apakah akan mempercayai atau tidak mempercayai, melakukan atau tidak melakukan suatu tindakan, atau mempertimbangkan untuk bertindak dengan
alasan dan kajian yang kuat, maka ia sedang menggunakan cara berpikir kritis.

Seorang yang berpikir kritis akan mengkaji ulang apakah keyakinan dan pengetahuan yang dimiliki atau dikemukakan orang lain logis atau tidak. Demikian juga seorang yang berpikir kritis tidak akan menelan begitu saja kesimpulan-kesimpulan atau hipotesis yang dikemukakan dirinya sendiri atau orang lain.

Seorang pemikir kritis memiliki sejumlah karakteristik sebagai berikut:

  1. Mengemukakan pertanyaan-pertanyaan dan masalah penting, merumuskannya dengan jelas dan teliti.
  2. Memunculkan ide-ide baru yang berguna dan relevan untuk melakukan tugas. Pemikiran kritis memiliki peran penting untuk menilai manfaat ide-ide baru, memilih ide-ide yang terbaik, atau memodifikasi ide-ide jika perlu.
  3. Mengumpulkan dan menilai informasiinformasi yang relevan, dengan menggunakan gagasan abstrak untuk menafsirkannya dengan efektif.
  4. Menarik kesimpulan dan solusi dengan alasan yang kuat, bukti yang kuat, dan mengujinya dengan menggunakan kriteria dan standar yang relevan.
  5. Berpikir terbuka dengan menggunakan berbagai alternatif sistem pemikiran, sembari mengenali, menilai, dan mencari hubungan.

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search


Categories


Recent Posts


Tags


There’s no content to show here yet.